Asal Usul Khodam Macan Putih Prabu Siliwangi

Master Khilman

Pakar Metafisika at Pusat Metafisika Asia
Artikel ini ditulis oleh Master Khilman, seorang pakar metafisika yang ahli di bidang ilmu spiritual, energi aura, prana, ilmu hikmah, dan benda bertuah.
Avatar

Prabu siliwangi adalah raja kerajaan Sunda Galuh (Pajajaran) yang memerintah selama 39 tahun (1482-1521). Pada masa itu, kerajaan yang dipimpinnya mencapai puncak perkembangannya. Dalam masa pemerintahannya, Prabu Siliwangi digambarkan sebagai sosok yang penuh keadilan dan toleransi.

Selain itu, Prabu Siliwangi digambarkan sebagai raja yang berwibawa serta memiliki kesaktian tinggi. Kesaktian ini berasal dari sosok khodam macan putih yang ia miliki. Khodam macan putih milik Prabu Siliwangi dipanggil guna membantu rakyat kerajaan Sunda Galuh.

Asal usul khodam macan putih

Khodam macan putih didapatkan Prabu Siliwangi setelah mengalahkan sosok macan putih yang memiliki energi spiritual tinggi. Waktu muda, Prabu Siliwangi gemar melakukan tirakat dan berkelana ke berbagai tempat.

Ketika Prabu Siliwangi hendak mengambil air di curug Sawer Majalengka, ia dihadang sekelompok macan putih gaib penguasa tempat tersebut. Diantara mereka, ada satu sosok macan putih yang memiliki perawakan tubuh lebih besar. Macan tersebut adalah pemimpin atau raja sekelompok macan gaib tersebut.

Raja macan itu marah dan merasa terusik dengan kehadiran Prabu Siliwangi. Setelah itu terjadilh pertempuran antara Prabu Siliwangu melawan Raja Macan Putih. Pertempuran tersebut berlangsung kurang lebih sehari lamanya.

Dengan bekal ilmu kanuragan serta besarnya kekuatan supranatural Prabu Siliwangi, pertempuran tersebut akhirnya dimenangkan leh Prabu Siliwangi. Sejak saat itu, Raja Macan Putih beserta punggawanya menyatakan diri sebagai abdi setia Prabu Siliwangi. Wilayah Raja Macan putih pun menjadi wilayah kerajaan Pajajaran.

Kelompok macan putih ini saling bahu membahu membantu pembangunan kerajaan Pajajaran. Termasuk ketika kerajaan ini diserang oleh kerajaan lain, maka sekelompok macan putih gaib ini akan mengusir pasukan kerajaan musuh. Oleh sebab itulah Raja Siliwangi dikenal sebagai Raja dengan pasukan macan putih dan Raja Khodam Macan putih dikenal sebagai panglima perang dari kerajaan gaib.

Prabu Siliwangi Moksa

Di akhir masa pemerintahannya, Raja Siliwangi memutuskan menghilang dari dunia nyata atau moksa. Konon, lokasi beliau moksa berada di belantara hutan Gunung Salak. Di titik Prabu Siliwangi melakukan moksa, beliau terlihat seperti mengapung di udara kemudian menghilang begitu saja. Oleh sebab itu, titik ini dinamakan “pengapungan”, lokasinya tidak jauh dari Kawah Ratu.

Sepeninggalnya Prabu Siliwangi, masing masing macan putih memutuskan untuk berkelana sendiri dan mencari jalannya masing masing. Hingga saat ini, pasukan macan putih ini sudah tersebar ke seluruh penjuru nusantara.

Ada yang menjadi raja kerajaan gaib, ada yang memilih untuk menjadi pertapa, ada yang menjadi abdi seorang guru spiritual ada pula yang tersjebak dalam pagar gaib yang dibuat manusia. Mereka mengalami nasib yang berbeda beda.

Nah, salah satu sosok macan putih yang saya temukan berada di sekitar lereng muria. Sosoknya seperti pemuda yang tubuhnya penuh loreng loreng. Khodam macan putih tersebut ternyata sedang terjebak dalam pagar gaib. Ia telah terjebak selama ratusan tahun.

Karena saya merasa kasihan, kemudian macan putih tersebut saya keluarkan dari pagar gaib. Si macan putih ini pun akhirnya memutuskan untuk menjadi abdi saya karena merasa berhutang budi. Kini si macan putih ini bersemayam dalam batu mustika yang saya miliki, mustika ini saya sebut dengan Mustika Macan Siliwangi.

Info lengkap mengenai Mustika Macan Siliwangi Anda bisa menyimaknya dengan mengklik gambar di bawah ini:

batu mustika macan putih prabu siliwangi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *